Workshop Dan Training Kelas Tahassus Yayasan Zumrotut Tholibin 2019

Yayasan Zumrotut Tholibin mengadakan kegiatan Workshop dan Training Program Kelas Tahassus pada Sabtu, 16 Maret 2019. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang kelas tahassus, yaitu di MTs Ma’arif Andong Boyolali Yayasan Zumrotut Tholibin.

Workshop dan Training Program Kelas Tahassus dilaksanakan dalam rangka melakukan evaluasi dan peningkatan kualitas program yang sudah berjalan selama satu semester.

Program Kelas Tahassus adalah program unggulan yang dimiliki Yayasan Zumrotut Tholibin. Program ini disebut “Tahassus” karena memiliki program khusus dibandingkan program-program yang ada di Yayasan Zumrotut Tholibin. Kekhususan dalam program ini adalah adanya 3 keunggulan yaitu:

  1. Unggulan kitab kuning.

Kitab kuning menjadi materi unggulan dalam program ini. Kitab kuning adalah materi yang menjadi unggulan di Pondok Zumrotut Tholibin sejak awal berdirinya dan hingga kini pun masih dijadikan materi unggulan. Kitab kuning masih menjadi ruh di Yayasan Zumrotut Tholibin. Tim program ini diantaranya K. Zaenal Abidin, Ust. Abdul Muiz, Ust, Nursyam, dan Ust. Abdul Qodir (rujukan dari Lirboyo )

  1. Cakap berbahasa inggris dan arab

Selain mempelajari kitab kuning, ada tambahan pembiasaan berkomunikasi dengan bahasa arab dan inggris. Ini adalah bonus. Tujuannya agar anak didik bisa membaca kitab kuning tapi juga bisa berbicara bahasa arab dan inggris sebagaimana yang diperlukan dalam percakapan sehari-hari. Tim program ini diantaranya Ust. Yazid Makfi, Ust. Malik Maulana, dan Ust. Junaidi (rujukan Takmirul Islam dan Pare)

  1. Peminatan tahfidz

Peminatan tahfidz adalah salah satu program peminatan untuk siswa yang ingin menghafalkan Al-Qur’an 30 Juz. Tim program ini yaitu Ustazah Umi kholifah Al-Khafidhoh (rujukan dari Lirboyo )

Dalam workshop ini, H. Choirul Hadi selaku Ketua Yayasan Zumrotut Tholibin menegaskan bahwa Zumrotut Tholibin tidak berubah dari pendidikan salafi berganti menjadi modern, tetapi ada kolaborasi perpaduan antara salafi dan modern. Zumrotut Tholibin masih menjalankan kajian-kajian kitab kuning sebagaimana awal berdirinya pondok, hanya saja saat ini mulai ada pengembangan-pengembangan menggunakan manajemen modern, diantaranya adanya program kelas tahassus dan pembiasaan bahasa asing (arab dan inggris).

Untuk mewujudkan hal di atas, terdapat 2 metode pembelajaran bahasa asing yang digunakan dalam program tahassus yaitu Grammar Translation Method dan Direct Method.

Grammar Translation Method adalah metode yang banyak digunakan di pondok pesantren salaf sedangkan Direct Method adalah metode yang digunakan di pondok-pondok modern. Di Zumrotut Tholibin tidak memilih satu metode, tetapi menggunakan dua metode tersebut secara bersamaan. Dengan begitu, pemahaman-pemahaman kitab kuning, Al-Qur’an dan Hadits bisa dikuasai tetapi juga tidak ketinggalan saat berkomunikasi dengan bahasa asing.

Program Tahassus saat ini ditujukan kepada para santri yang berada di bangku MTs Ma’arif Andong. Rencananya tahun ajaran baru nanti program ini juga akan diterapkan di tingkat MA Al-Azhar Andong.

2 Comments to “Workshop Dan Training Kelas Tahassus Yayasan Zumrotut Tholibin 2019”

  1. Ada biaya tambahan gk klo ssntri ikit program tahhasus. Mohon info nya trimakasih

    1. Tidak ada biaya tambahan, karena sudah disubsidi yayasan. Kemungkinan akan ada biaya tambahan kalau ada kegiatan-kegiatan individual kelas seperti outing class, study bunding, dll

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *