Akhirussanah Dan Wisuda Tahfidz MTs Ma’arif Dan MA Al-Azhar Andong Tahun 2019

Kamis, 2 Mei 2019 Yayasan Zumrotut Tholibin mewisuda para peserta didiknya yang sudah selesai menempuh pendidikan formal baik di tingkat menengah pertama maupun tingkat menengah atas. Kegiatan wisuda ini dilakukan di Gedung Zarkasi Karangjoho, Mojo, Andong, Boyolali.

Peserta didik yang diwisuda terdiri dari siswa-siswi MTs Ma’arif Andong dan MA Al-Azhar Andong. Mereka adalah siswa-siswi lulusan tahun pelajaran 2018/2019. Selain mewisuda lulusan, Yayasan Zumrotut Tholibin juga melaksanakan wisuda tahfidz yaitu mewisuda para siswa yang menyelesaikan hafalan Al-Qur’an Juz 30 dan Surat-surat Al-Munjiyat.

Jumlah peserta wisuda kali ini adalah 435 siswa. Terdiri dari 149 peserta Wisuda Lulusan MTs Ma’arif Andong, 172 peserta Wisuda Lulusan MA Al-Azhar Andong, dan 114 peserta Wisuda Tahfidz MTs Ma’arif Andong.

Acara Akhirussanah dan Wisuda Tahfidz ini dihadiri oleh Ketua Kantor Kementerian Agama Boyolali Drs. H. Fahrudin, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pesan kepada para peserta wisuda agar dapat menjaga akhlakul karimah di manapun berada. Beliau juga menekankan agar mereka bisa dengan cerdas dalam memanfaatkan handphone, yakni sebagai alat komunikasi dan penunjang kehidupan yang positif agar tidak menjerumuskan sikap dan perilaku mereka.

Choirul Hadi, S.Ag selaku Ketua Yayasan Zumrotut Tholibin dalam sambutanya menyampaikan bahwa kita harus bisa menjaga 3 hal, yaitu ilmu, amal, dan rizki yang baik. Selain itu, beliau berpesan kepada seluruh peserta wisuda agar dapat mengamalkan semua ilmu yang telah didapatkan dan tidak berhenti dalam belajar. Dan sampai kapan pun harus selalu berpegang teguh pada faham ahlussunah wal jama’ah serta menjaga almamater lembaga pendidikannya.

Selain Kepala Kantor Kemenag Boyolali dan Ketua Yayasan Zumrotut Tholibin, hadir pula beberapa tokoh masyarakat setempat dan para sesepuh Yayasan Zumrotut Tholibin.

Dalam acara ini dilakukan ba’iat kepada peserta wisuda dan penyerahan penghargaan kepada para siswa yang meraih prestasi selama belajar di MTs Ma’arif maupun di MA Al-Azhar.

Selain itu, acara ini juga dimeriahkan oleh group Rebana MTs Ma’arif, Seni Tari dari MTs Ma’arif, dan Seni Tari Islami dari MA Al-Azhar.

Dan berikut ini kami lampirkan teks sambutan Ketua Yayasan Zumrotut Tholibin secara lengkap:

Sambutan Ketua Yayasan

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

الحمد لله الذى يرفع الذين امنوا و اتوا العلم درجات؛
الصلاة و السلام على سيدنا و حبيبنا و شفيعنا و قرة اعيننا محمد و على اله و اصحابه و من تبعهم الى يوم الميعاد، اما بعد:

Kepada Romo Kyai Zaenal Abidin dan seluruh sesepuh yang kami mulyakan

Kepada Bapak-bapak dan ibu-ibu pengurus Yayasan Zumrotut Tholibin

Kepada Bapak-bapak Kepala Madrasah Aliyah, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Diniyyah dan Direktur Takhasshus yang kami hormati

Kepada Bapak-bapak dan ibu-ibu undangan yang kami hormati

Kepada Bapak-bapak dan ibu-ibu wali siswa dan santri yang kami hormati

Kepada Bapak-bapak dan ibu-ibu guru, dan pegawai yayasan yang kami hormati

Kepada seluruh siswa-siswi, santri-santriwati ya ng kami sayangi

Memulai sambutan ini, marilah kita bersama-sama mengucap syukur ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan berbagai macam kenikmatan sehingga kita dapat berkumpul di sini.

Sholawat dan salam semoga selalu dianugerahkan kepada baginda Nabi Agung SAW. Semoga dengan sholawat ini kita mendapatkan syafa’at beliau di hari kiyamat. Amin.

Hadirin dan hadirat rahimakumullah.

Imam Nawawi dalam kitab _al-Adzkar_ menulis sebuah hadis yang berbunyi,

ﻋﻦ ﺃﻡ ﺳﻠﻤﺔ ﺭﺿﻲ اﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﺎ ﻗﺎﻟﺖ: ﻛﺎﻥ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺇﺫا ﺻﻠﻰ اﻟﺼﺒﺢ ﻗﺎﻝ: ” اﻟﻠﻬﻢ ﺇﻧﻲ ﺃﺳﺄﻟﻚ ﻋﻠﻤﺎ ﻧﺎﻓﻌﺎ، ﻭﻋﻤﻼ ﻣﺘﻘﺒﻼ، ﻭﺭﺯﻗﺎ ﻃﻴﺒﺎ (رواه احمد و ابن ماجه)

Diriwayatkan dari Ummi Salamah RA berkata:”Rasulullah Saw setelah shalat Shubuh membaca doa:” Ya Allah, Aku meminta kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, dan amal yang diterima juga rizki yang baik.”

Doa ini selalu dibaca Nabi SAW untuk membuka hari. Ini mengisyartkan akan pentingnya tiga komponen dasar yang terkandung dalam hadis ini, yakni _pertama_ ilmu yang bermanfaat, _kedua_ amal yang diterima dan _ketiga_ rezeki yang baik.
Ketiga komponen ini bersifat _resiprokal_ , saling ketergantungan dan saling mempengaruhi. Ilmu tak akan bermanfaat bila tak dipraktekkan atau diamalkan. Sebaliknya, amal tidak akan diterima bila tidak didasari ilmu yang benar. Misalnya, sholat. Agar sholat kita sah, maka kita harus mempunyai ilmu tentang syarat, rukun dan tatacara menjalankan sholat yang benar. Demikian juga ilmu tentang sholat tidak akan bermanfaat bila kita tidak pernah sholat.

Hadirin dan hadirat rahimakumullah!

Selanjutnya rezeki yang _thoyyib_. Yang dimaksud rezeki yang thoyyib adalah rezeki yang proses untuk mendapatkannya sah dan halal. Rezeki yang thoyyib akan mendatangkan ketenangan jiwa, serta kesehatan dan kekuatan badan. Seumpama makanan, yakni makanan yang halal, memenuhi unsur gizi yang diperlukan tubuh dan higienis.

Rezeki yang thoyyib dibutuhkan untuk menopang dalam pencarian ilmu dan menjalankan amal. Sebagaimana do’a tidak mungkin terkabul bila yang dimakan sehari-hari dari hasil yang haram, demikian juga amal tidak akan diterima bila energi yang menggerakkan tubuh berasal dari mata pencaharian yang haram.

Ilmu juga demikian. Ilmu tidak akan bermanfaat bila biayanya bersumber dari yang haram.
Sebab, seperti pernyataan Imam Syafi’i, “ilmu adalah cahaya, dan cahaya Allah tidak akan diberikan kepada orang yang berbuat kemaksiatan”

العلم نور و نور الله لا يهدى للعاصى

Ilmu yang bermanfaat dan amal yang diterima pasti akan terpancar dan terdefleksikan dalam akhlaq yang tepuji.

Untuk itu, anak-anaku sekalian, selepas dari Zumrotut Tholibin, jangan berhenti dalam mencari ilmu. Tetap berpegangteguhlah pada aqidah, amaliyah dan akhlaq ‘ala aqidah ahlisunnah wal jama’ah annahdhiyyah yang sanadnya tersambung kepada baginda Rasulullah Muhammad saw. Bila kalian berlaku demikian, kalian berart telah menjaga nama baik Zumrotut Tholibin. Sebab, di manapun dan sampai kapanpun, kalian membawa nama Zumrotut Tholibin

Selanjutnya, tetap pelihara tali silaturahim dengan keluarga besar Zumrotut Tholibin, dan senantiasa do’akan kami, para pengurus yayasan, para bapak dan ibu guru agar tetap istiqomah dalam mendidik, mengajar dan berjuang.

Sekali lagi, selamat untuk bapak-bapak dan ibu-ibu serta anak-anaku atas wisuda kalian. Dharmabaktikan ilmu kalian untuk masyarakat, bangsa dan negara.

*”Hidup sekali, hiduplah yang berarti”*

Sekian, al-‘afwu minkum.

و الله الموافق الى اقوم الطريق
و السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

 

3 Comments to “Akhirussanah Dan Wisuda Tahfidz MTs Ma’arif Dan MA Al-Azhar Andong Tahun 2019”

  1. Semakin hari semakin mantap

  2. Semoga ilmu yg didapat bermanfaat di dunia hingga akherst

  3. Amin, terimakasih atas do’anya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *